Di sini hanya ada cerita dari rutin kehidupan saya dan orang-orang yang ada sekeliling saya. Apa yang terpapar hanya bicara dari hati yang sekadar buat tatapan di masa akan datang. Tiada unsur menunjuk-nunjuk atau riak. Terpulang pada penerimaan masing-masing. Asalkan kita tidak memburukkan orang lain sudah!

Friday, 29 October 2010

~ Salam Jumaat ~



~ Sama2 kita hayati kisah Rasulullah SAW dengan Pengemis Yahudi Yang Buta~



Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian a…kan dipengaruhinya”.


Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.


Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.


Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke
rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri
Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu..


“Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”
Aisyah RA menjawab,


“Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja”


“Apakah Itu?” tanya Abubakar RA. “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu
pergi ke hujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis
Yahudi buta yang ada di sana” kata Aisyah RA.


Keesokan harinya Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abu Bakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abu Bakar RA mulai menyuapinya,


si pengemis marah sambil mengherdik, “Siapakah kamu ?” Abubakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa.”


“Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku” bantah si pengemis
buta itu. “Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang
dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu
selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut
setelah itu ia berikan padaku” pengemis itu melanjutkan perkataannya.


Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata
kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu.
Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah
tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW”. 


Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.


semoga kita dapat mengambil pengajaran dari kisah tersebut..

10 Ulasan:

eMMe said...

tazkirah Jumaat utk renungan kite bersama di pagi yg mulia ini....

ciK mOt (",) said...

selamat pagi ena...

mamalieyna said...

salam jumaat..!

tazkirah pg yg sgt baik...sama2 kita renung2kan..^_^

☆ lieya latif ☆ said...

hai ena....

bagus ena...dapat cuci minda di hari jumaat nie.....dpt tambah ilmu.....takzirah yg baik di hari jumaat...thanks...

ardinihumaira said...

;) salam jumaat sis

rATu kEBaYA said...

salam jumaat...

Dilla Ady said...

thanks ena for sharing this info...

Redbloodsnow said...

pernah bc kisah nih through interent. tp still gak x jemu bc :) thanx for sharing kak E ^_^

PuRpLeLiCiOUs LoVe said...

salam jumaat akak...

Fieza79 said...

menarik nya takzirah pagi2 ni...tq ena..